EnglishIndonesian
allammedica watches for men
Koperasi Pemberdayaan Perempuan, Raup Cuan dari Tanam Sayuran
Koperasi Pemberdayaan Perempuan, Raup Cuan dari Tanam Sayuran

"Saya ingin perempuan bisa lebih maju, bisa berorganisasi sendiri, mandiri, bisa membantu keluarga. Perempuan tidak hanya ibu rumah tangga saja, kalau bisa kita seperti laki-laki juga bisa memajukan desa dan juga bisa punya pendapatan sendiri untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari", ujar Ibu Tumi.

Ibu Tumi tinggal di Nagori Boluk, Bosar Maligas, Simalungun, Medan, Sumatra Utara. Ibu dua orang anak ini memiliki aktivitas yang tidak bisa dipandang sebelah mata. Ia merupakan Ketua Koperasi Sepakat Mekar Bersama, sekretaris dari Kelompok Tani Harapan Jaya, juga sebagai staf ICS di Koperasi Bersatu Makmur Jaya. Ia termasuk motor penggerak untuk kegiatan ibu-ibu di wilayahnya.

Sejak 2019, ia dan 22 perempuan lainnya fokus menanam tanaman hidroponik dan organik di bawah Koperasi Sepakat Mekar Bersama. Anggota koperasi ini tersebar di tiga nagori, yakni Nagori Boluk, Nagori Tempel Jaya, dan Nagori Sidomulyo.

Mereka memanfaatkan pekarangan rumah untuk menanam banyak sayuran, di antaranya kangkung, selada, bayam, terung, timun, sawi manis, sawi pahit, hingga pucuk ubi.

Sayuran hidroponik dan organik pun dipilih karena kandungan yang sehat, terlebih sayuran yang ditanam juga selain untuk dijual, juga dikonsumsi sendiri bersama keluarga, "kami memilih sayuran organik dan hidroponik karena kandungannya yang sehat, karena sayurannya kami konsumsi sendiri, kami ingin memastikan sayuran yang sehat, jika kami memakan sayuran yang sehat maka tubuh juga akan sehat". 

Dalam satu bulan, Ibu Tumi bisa meraup sekitar Rp 300ribu dari hasil penjualan sayur mayurnya ke Unioleo Sei Mangkei dan tetangga sekitar rumah. Hasil jualannya ini turut membantu perekonomian keluarga yang juga bekerja sebagai petani kelapa sawit.

•••

Koperasi Sepakat Mekar Bersama lahir dari inisiatif anggota Koperasi Konsumen Bersatu Makmur Jaya, yang sudah bersertifikat RSPO sejak 2020. 

Koperasi Bersatu Makmur Jaya diisi bapak-bapak yang bergerak di sektor kelapa sawit, sedangkan Koperasi Sepakat Mekar Bersama dihadirkan untuk mengakomodir aktivitas perempuan yang bergerak di tanaman hidroponik dan organik.

Menurut Pak Ardiansyah Simto Sirait selaku Group Manager Koperasi Bersatu Makmur Jaya, pemberdayaan perempuan menjadi salah satu komitmen bagi koperasi, "pemberdayaan perempuan sangat penting bagi koperasi karena itu adalah salah satu komitmen koperasi untuk melindungi perempuan dan kesetaraan".

Sebagai upaya mendukung program pemberdayaan perempuan, Koperasi Bersatu Makmur Jaya memberikan sejumlah dukungan berupa pelatihan dan bantuan pupuk. Pemberian dukungan kepada Koperasi Sepakat Mekar Bersama ini bersumber dari insentif hasil penjualan kredit RSPO.

Selain untuk program pemberdayaan perempuan, Koperasi Bersatu Makmur Jaya juga mengalokasikan dana insentif untuk sejumlah kegiatan, mulai dari bantuan kepada warga kurang mampu, kegiatan kepemudaan, hingga pemberian kepada siswa berprestasi, "dana insentif sangat penting bagi kami untuk organisasi dan petani. Insentif yang kami terima dapat meningkatkan manfaat bagi masyarakat lebih luas salah satunya untuk program pemberdayaan perempuan dan meningkatkan kesejahteraan keluarga", pungkas Pak Ardi.



Tulis Komentar

(Tidak ditampilkan dikomentar)